Advertise Here

Politik

Nasional

Lipus

Daerah

Bandar Lampung

Jumat, 19 Juni 2026

Bupati Lampung Selatan Apresiasi Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas

    Juni 19, 2026   No comments


LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas yang menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, sebagai narasumber utama di Aula Krakatau, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati Lampung Selatan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para staf ahli bupati, asisten sekda, kepala OPD, camat, pimpinan BUMD, tokoh masyarakat, serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar nasional yang dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat literasi sejarah dan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan budaya bangsa.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas ini. Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ruang diskusi akademik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas daerah dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda,” ujar Egi.

Menurutnya, sejarah memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Dengan memahami perjalanan masa lalu, masyarakat dapat mengambil nilai-nilai positif untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Sejarah adalah kompas pembangunan. Kita tidak boleh melupakan akar budaya dan jati diri daerah di tengah derasnya arus modernisasi. Melalui buku Babad Alas, kita diajak memahami perjalanan, perjuangan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu sebagai bekal membangun Lampung Selatan yang maju dan berkarakter,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa sejarah dan budaya merupakan fondasi penting dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing.

“Sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber pembelajaran untuk menata masa depan. Buku Babad Alas menghadirkan narasi penting tentang perjalanan masyarakat dan nilai-nilai lokal yang harus terus dijaga serta diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Bima Arya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

“Pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan ekonomi. Kita juga harus memastikan bahwa identitas, budaya, dan nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya turut memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sektor pendidikan dan pariwisata berbasis budaya di Lampung Selatan.

Menurutnya, kekayaan sejarah yang dimiliki daerah dapat menjadi modal besar untuk membangun kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.

“Lampung Selatan memiliki potensi besar, baik dari sisi sejarah, budaya, pendidikan maupun pariwisata. Potensi ini harus terus dikembangkan secara terintegrasi. Dunia pendidikan memiliki peran penting dalam meneliti, mendokumentasikan, dan mengembangkan kekayaan sejarah serta budaya daerah agar menjadi sumber pengetahuan sekaligus daya tarik wisata yang bernilai tinggi,” ungkapnya.

Bima Arya menilai, daerah yang mampu menjaga dan mengangkat sejarahnya akan memiliki identitas yang kuat di tengah persaingan global.

“Ketika sejarah dan budaya dikemas melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan destinasi wisata, maka akan lahir nilai ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya melihat Lampung Selatan memiliki modal besar untuk itu,” tegasnya.

Ia juga mendorong perguruan tinggi untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menghasilkan kajian dan inovasi yang mendukung pembangunan berbasis kearifan lokal.

“Perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat harus berjalan bersama. Hasil kajian akademik harus menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan, termasuk pengembangan sektor pariwisata dan pelestarian budaya lokal,” tambahnya.

Seminar nasional tersebut turut diikuti akademisi dari Universitas Indonesia Mandiri (UIM), Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas An-Nur, Universitas Muhammadiyah Kalianda, serta STAI Yasba Kalianda. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas nilai historis, budaya, dan relevansi isi buku Babad Alas terhadap pembangunan daerah.

Melalui seminar ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap semangat literasi sejarah dan pelestarian budaya dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal. (Red)

Bedah Buku Babad Alas di Lampung Selatan, Bima Arya dan Bupati Radityo Egi Dorong Lahirnya Pemimpin Masa Depan

    Juni 19, 2026   No comments


LAMPUNG SELATAN - Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.

Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.

Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045. (Is-Kmf)

Firdaus Minta SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

    Juni 19, 2026   No comments


JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus mengusulkan agar SMSI dipercaya menjadi penanggung jawab Hari Pers Nasional (HPN) 2027.

Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat saat memberikan sambutan pada Malam Anugerah SMSI 2026 di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Dalam sambutannya, Firdaus mengatakan SMSI akan segera menyampaikan surat resmi kepada Dewan Pers terkait usulan tersebut. Menurutnya, penunjukan penanggung jawab HPN perlu dilakukan secara bergiliran dan berkeadilan bagi seluruh konstituen pers.

“Insya Allah, dengan izin Yang Mulia Ketua Dewan Pers, kiranya berkenan nanti penanggung jawab Hari Pers Nasional yang akan datang itu SMSI. Kami akan kirim surat menyusul,” ujar Firdaus.

Ia menegaskan, SMSI tidak bermaksud memonopoli penyelenggaraan HPN. Justru sebaliknya, organisasi perusahaan media siber terbesar di Indonesia itu menginginkan adanya prinsip kesetaraan di antara seluruh konstituen Dewan Pers.

“Pada HPN yang akan datang, seluruh konstituen itu harus diberi kesempatan sebagai penanggung jawab demi kesetaraan. AMSI, PRRSNI, ATVLI, ada PWI, ada SMSI dan lainnya. Semuanya harus ditempatkan secara setara dam adil,” katanya.

Firdaus juga berharap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dapat memberikan dukungan terhadap keinginan SMSI menjadi penanggung jawab HPN 2027.

“Mohon izin kembali kepada PWI, kiranya nanti mendukung kami untuk menjadi penanggung jawabnya. Karena ini adalah karya-karya luar biasa yang harus terus dijaga keberlangsungannya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Firdaus menjelaskan bahwa Anugerah SMSI 2026 merupakan bentuk apresiasi masyarakat pers kepada para tokoh pemerintah dan masyarakat yang berkontribusi menjaga kemerdekaan pers di Indonesia.

Sebanyak 16 penerima penghargaan terpilih dari 61 nama yang diusulkan pengurus SMSI kabupaten/kota dan provinsi dari seluruh Indonesia. Nama-nama tersebut kemudian disaring menjadi 32 kandidat sebelum akhirnya diputuskan 16 penerima penghargaan oleh dewan juri di bawah koordinasi Sekretaris Dewan Juri Prof. Taufik dan pengawasan Ketua Dewan Pakar SMSI Prof. Yudi Krisnandi.

Dari 16 penerima penghargaan tersebut, tiga tokoh akan masuk nominasi penerima Pin Emas SMSI yang rencananya diserahkan pada peringatan Hari Pers Nasional mendatang.

Firdaus menilai momentum HPN tidak hanya menjadi perayaan insan pers, tetapi juga wadah untuk memperkuat kebersamaan seluruh organisasi konstituen Dewan Pers.

“Seluruh konstituen harus ditempatkan secara setara dan berkeadilan. Itu semangat yang ingin kami bangun,” tegasnya.

Acara Malam Anugerah SMSI 2026 sendiri dihadiri Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, jajaran pengurus pusat SMSI, para tokoh penerima penghargaan, serta insan pers dari berbagai daerah di Indonesia. (***)

Kamis, 18 Juni 2026

Bupati Pesisir Barat Kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Pesisir Barat

    Juni 18, 2026   No comments


Bupati Pesisir Barat, Lampung, Dedi Irawan, menyambut secara langsung kepulangan jamaah haji Kabupaten Pesisir Barat Tahun 1447 Hijriah di Lobby Teluk Stabas, Gedung A Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kamis, 18 Juni 2026.

hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Pesisir Barat, Hera Rohmawati, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, Ketua I TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dea Derika Topani, anggota TP-PKK dan DWP Kabupaten Pesisir Barat,

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke tanah air setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah kelahiran. Semoga ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur, yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik dalam kehidupan,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa ibadah haji bukanlah akhir dari sebuah perjalanan spiritual, melainkan awal dari tanggung jawab moral dan sosial yang lebih besar di tengah masyarakat.

“Ibadah haji bukan akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab moral dan spiritual yang lebih besar. Gelar haji yang disandang hendaknya menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, menyebarkan kebaikan, menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta menjadi contoh dalam akhlak dan ibadah,” lanjutnya.

Menurut Bupati, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial, diharapkan dapat menjadi energi positif dalam membangun keluarga, lingkungan, serta mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan kepedulian yang diperoleh selama menunaikan ibadah haji dapat menjadi energi positif untuk membangun keluarga, lingkungan, dan daerah yang kita cintai,” katanya.

Beliau juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari petugas haji, Kementerian Agama, tenaga kesehatan, hingga seluruh unsur yang memberikan pelayanan dan pendampingan kepada jamaah haji asal Kabupaten Pesisir Barat.

“Pada kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh petugas haji, Kementerian Agama, tenaga kesehatan, dan semua pihak yang telah memberikan pelayanan serta pendampingan kepada jamaah haji Kabupaten Pesisir Barat, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan baik,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar para jamaah haji senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan umur, serta istiqamah dalam menjaga kemabruran hajinya.

“Mari kita berdoa bersama agar para jamaah haji senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan usia, dan keistiqamahan dalam menjaga kemabruran hajinya. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada kita semua dan Kabupaten Pesisir Barat yang kita cintai,” pungkasnya.

Kegiatan penyambutan berlangsung dengan penuh kehangatan dan rasa syukur. Kehadiran keluarga serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menjadi wujud penghormatan dan kebahagiaan atas kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di tanah suci.(aliyubsir)

Kapolres Pesisir Barat Kunjungi Yonif Tp 944/Raja Saibatin Cakti, Perkuat Sinergi TNI-POLRI

    Juni 18, 2026   No comments


Pesisir Barat – Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, bersama rombongan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Yonif TP 944/Raja Saibatin Cakti (RSC) yang bermarkas di Pekon Tenumbang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Senin, 15 Juni 2026

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Pesisir Barat beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) TP 944/Raja Saibatin Cakti (RSC) Mayor Inf Ruddy Setyadi Alfista, S.S.T. HAN., S.I.P., beserta jajaran personel Yonif TP 944/RSC.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas dan komunikasi antarinstansi demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.

Pada kesempatan ini, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.

"Sinergitas dan soliditas TNI-Polri harus terus dijaga dan ditingkatkan.
Melalui kegiatan silaturahmi seperti ini, kita dapat memperkuat koordinasi, membangun komunikasi yang baik, serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan tugas demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat," ujar Kapolres.

Selanjutnya, Kapolres mengatakan bahwa kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini perlu terus dipelihara dan ditingkatkan guna mendukung pelaksanaan tugas masing-masing institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Dengan terjalinnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik antara TNI dan Polri, diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat dalam menjaga keamanan wilayah, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Pesisir Barat," pungkas Kapolres Bestiana. (Aliyubsir)

Selasa, 16 Juni 2026

Bupati Pesisir Barat Hadiri Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah

    Juni 16, 2026   No comments


PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung menggelar Pawai dan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Selasa (16/06/2026)


Hadir pula sebagai penceramah pada Tabligh Akbar, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Fatah Way Bungur, Lampung Timur, Muslih yang menyampaikan tausiyah tentang makna hijrah sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara individu maupun dalam kehidupan bermasyarakat.


Peringatan Tahun Baru Islam diawali dengan pawai yang diikuti berbagai unsur masyarakat, pelajar, organisasi keagamaan, dan perangkat daerah. Peserta pawai berjalan dengan tertib dan penuh semangat sebagai bentuk syiar Islam sekaligus ungkapan rasa syukur atas datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.


Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender Hijriah, melainkan momentum penting untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat akhlak, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.


Menurut Bupati, semangat hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Nilai-nilai hijrah mengajarkan pentingnya perubahan ke arah yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan antarsesama manusia.


“Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Pesisir Barat yang maju, sejahtera, dan religius,” ujar Bupati.


Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan keharmonisan sosial yang selama ini telah terjalin dengan baik di Kabupaten Pesisir Barat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh kuatnya nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, dan kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.


Lebih lanjut, Bupati berharap peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperbaiki akhlak, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, serta berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.


Melalui kegiatan Pawai dan Tabligh Akbar ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap semangat hijrah dapat terus tertanam dalam kehidupan masyarakat, sehingga mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi terwujudnya Kabupaten Pesisir Barat yang aman, harmonis, maju, sejahtera, dan penuh keberkahan. (Aliyubsir) 

Sabtu, 13 Juni 2026

Tolak Reformasi Jilid Dua, Ratusan Warga Lampung Serukan Damai

    Juni 13, 2026   No comments


BANDAR LAMPUNG — Ratusan warga Lampung bersama peserta mahasiswa menggelar aksi damai di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (14/6/2026) pukul 07.00 WIB.


Kegiatan yang berlangsung meriah itu diwarnai pelepasan balon serta penandatanganan dukungan menolak gerakan yang mereka sebut sebagai Reformasi Jilid 2 atau 98 Jilid 2.

Suasana sejak pagi terlihat ramai. Warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi sambil membawa spanduk dan poster berisi pesan persatuan.

Mereka menyuarakan harapan agar Indonesia tetap damai, rukun, dan kompak di tengah berbagai dinamika politik dan ekonomi yang berkembang saat ini.

Penanggung jawab kegiatan, Ardiansyah, mahasiswa asal Lampung, mengatakan aksi tersebut digelar sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang menolak demonstrasi mahasiswa yang berujung anarkis.

Menurutnya, masyarakat menginginkan ruang yang kondusif agar pembangunan dan pemulihan ekonomi dapat berjalan maksimal.

“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa masyarakat Lampung menginginkan kedamaian. Kami menolak aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan dan perpecahan,” ujarnya.

Ardiansyah menegaskan bahwa masyarakat perlu memberikan kesempatan kepada pemerintahan Presiden Prabowo untuk bekerja dan memperbaiki kondisi ekonomi nasional.

“Pemerintah yang baru berjalan membutuhkan dukungan dan waktu. Kami berharap seluruh elemen bangsa bisa menjaga stabilitas demi kepentingan bersama,” katanya.

Salah seorang warga peserta aksi, Suryadi, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menunjukkan dukungan terhadap persatuan bangsa.

“Kami ingin Indonesia tetap damai. Jangan sampai ada perpecahan karena kepentingan tertentu. Yang dibutuhkan masyarakat sekarang adalah suasana aman agar ekonomi bisa membaik,” ucapnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Rina. Ia menilai masyarakat saat ini lebih membutuhkan kerja sama dan gotong royong dibandingkan konflik berkepanjangan.

“Kami ingin Indonesia tetap rukun dan kompak. Kalau situasi kondusif, masyarakat bisa bekerja dengan tenang. Kami berharap semua pihak mengutamakan kepentingan bangsa,” tuturnya.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan balon ke udara serta penandatanganan dukungan bertuliskan “Tolak 98 Jilid 2” dan “Tolak Reformasi Jilid 2”. Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang acara.

“Aksi ini adalah simbol harapan agar Indonesia terus menjaga persatuan, memberi ruang bagi pemulihan ekonomi, dan melangkah maju dalam suasana damai,” kata salah seorang peserta yang disambut tepuk tangan meriah dari ratusan warga yang hadir. (Lis/ndi)

Penerbit

PT. Intermedia Maju Bersama Email : redaksisibernusantara@gmail.com Contact Person : 0856-0918-5520 Alamat Redaksi: JL. Laksamana Malahayati nomor 88, Teluk Betung. Marketing Jalan Sultan Agung, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung

Tentang Kami

Siber Nusantara Portal Berita Online
© 2022 Siber Nusantara. Designed by Goodssh
Proudly Powered by Goodssh.