Advertise Here

Politik

Nasional

Lipus

Daerah

Bandar Lampung

Senin, 06 April 2026

Sekda Pesisir Barat Sidak OPD Pastikan Kedisiplinan ASN Prima

    April 06, 2026   No comments


PESISIR BARAT - Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko,  memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah perangkat daerah di Gedung Perkantoran Bupati Pesisir Barat, Senin (6/4/2026) .

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sidak tersebut merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan etos kerja ASN, serta memastikan pelayanan publik berjalan maksimal dan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah.

Dalam pelaksanaannya, Sekda didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Armen Qodar, Sekretaris BKPSDM Eko Priyanto, Inspektur Pembantu Wilayah II Ponco Prasetyo, serta Kabid Pol PP Penegakan Perundang-Undangan Daerah dan Sumber Daya Aparatur pada Satpol PP dan Damkar, Yusirwan.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa kedisiplinan ASN menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih inovatif dan proaktif dalam menggali potensi daerah guna meningkatkan PAD.

“Disiplin kerja harus menjadi budaya. ASN dituntut hadir tepat waktu, bekerja maksimal, serta memberikan pelayanan terbaik. Di sisi lain, kita juga harus mampu menggenjot PAD melalui inovasi dan optimalisasi potensi yang ada di masing-masing OPD,” tegas Sekda.

Hasil sidak ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan berkelanjutan, guna menciptakan ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan disiplin ASN serta mendorong optimalisasi PAD sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Aliyubsir).

Hendry Kurniawan Dorong Petani Lampung Selatan Go Digital, Kenalkan Aplikasi hingga IoT untuk Tingkatkan Produktivitas

    April 06, 2026   No comments


LAMSEL, Kalianda - Upaya mendorong petani beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Salah satunya melalui keterlibatan langsung Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, yang menjadi narasumber utama dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pengarusutamaan Teknologi Digital di Sektor Pertanian, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung tersebut digelar di D’Sas Kafe & Resto, Kalianda, dan menjadi ruang diskusi strategis lintas sektor untuk mendorong transformasi pertanian berbasis digital yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Hendry menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian, terutama dalam memutus hambatan rantai nilai yang selama ini membatasi kesejahteraan petani.

“Peran strategis Diskominfo tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur, tetapi juga dalam penguatan literasi digital serta penyedia platform yang mendukung produktivitas petani secara langsung,” ujar Hendry.

Ia menjelaskan, Diskominfo memiliki fungsi penting dalam menyediakan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), mengelola sistem informasi, hingga memperluas diseminasi informasi publik yang mudah diakses petani dan pelaku usaha tani.

Lebih jauh, Hendry memaparkan berbagai contoh konkret pemanfaatan teknologi digital di sektor pertanian. Dalam tahap budidaya, misalnya, petani kini dapat memanfaatkan aplikasi seperti Plantix untuk memantau kondisi tanaman hanya melalui foto daun.

Aplikasi tersebut mampu memberikan diagnosis penyakit tanaman, informasi cuaca, hingga rekomendasi kebutuhan pupuk dan estimasi biaya produksi.

Tak hanya itu, teknologi digital juga membuka akses pasar yang lebih luas. Melalui platform marketplace pertanian seperti PakTaniDigital, petani dapat menjual hasil panen, membeli sarana produksi, sekaligus memantau harga pasar secara real time tanpa harus bergantung pada rantai distribusi konvensional.

Sementara itu, penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pertanian dinilai mampu menjadi game changer. Dengan sistem sensor dan monitoring berbasis digital, kondisi tanaman dapat dipantau secara langsung, bahkan memungkinkan perawatan jarak jauh yang lebih efisien dan presisi.

FGD tersebut turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, koperasi, petani, hingga pelaku UMKM. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan bahwa digitalisasi pertanian tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan.

Mengakhiri paparannya, Hendry mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama merumuskan langkah konkret dalam mendorong digitalisasi pertanian yang berdampak langsung bagi petani.

“Mari kita rumuskan bersama fokus digitalisasi pertanian yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan memberikan dampak nyata bagi para pelaku di lapangan,” kata Hendry Kurniawan. (lIs-Kmf)

Sabtu, 04 April 2026

Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengajian Akbar Sekaligus Halal Bilhalal Di Ngaras

    April 04, 2026   No comments


Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat, Lampung, Dedi Irawan, menghadiri kegiatan Pengajian Akbar, Halal Bihalal, dan Silaturahmi pasca Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Kecamatan Ngaras, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Daerah (PD) BKMT Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardianti Dedi, penceramah Abah Kyai H. Muhammad Nurhadi, Ketua PCNU Kabupaten Pesisir Barat Ahmad Khotob, Camat Ngaras Suparmi, serta jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum bulan Syawal sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Bupati juga mengapresiasi Pengurus Daerah BKMT bersama PAC Muslimat NU Kecamatan Ngaras atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati turut menyalurkan bantuan berupa benih padi dari Kementerian Pertanian, serta bantuan beras dan minyak kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga.

Sementara itu, Ketua PD BKMT Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan momentum strategis untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendorong peran perempuan dalam membina keluarga dan umat.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat persatuan serta semangat gotong royong dalam mewujudkan Kabupaten Pesisir Barat yang religius, harmonis. (Aliyubsir)

Longsor Gunung Rajabasa: Bupati Egi Naik 3 Km, Tanam Pohon Cegah Bencana Susulan

    April 04, 2026   No comments


LAMSEL, Kalianda - Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turun langsung meninjau lokasi longsor di kawasan Hutan Lindung Gunung Rajabasa, Sabtu (4/4/2026). Ia sekaligus memimpin penanaman pohon sebagai langkah cepat mitigasi bencana guna mencegah longsor susulan.

Langkah tersebut menjadi respons konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terhadap ancaman longsor di kaki Gunung Rajabasa, sekaligus bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan di kawasan hutan lindung.

Didampingi Sekretaris Daerah Supriyanto serta jajaran pejabat utama, Bupati Egi memulai perjalanan dari Desa Sumur Kumbang. Rombongan menempuh pendakian sejauh kurang lebih tiga kilometer menuju titik longsor yang berada di zona inti kawasan hutan lindung.

Setibanya di lokasi, Bupati Egi bersama jajaran langsung melakukan penanaman pohon sebagai upaya memperkuat struktur tanah. Sebanyak 50 batang pohon ditanam di titik-titik yang dinilai paling rawan.

“Hari ini kita melakukan penanaman pohon sebagai upaya penguatan tanah di area longsor. Ada sekitar 50 bibit pohon yang kita tanam, di antaranya jenis beringin dan aren,” ujar Egi di lokasi.

Ia menjelaskan, jumlah tersebut disesuaikan dengan kondisi medan yang cukup ekstrem dan faktor keselamatan tim di lapangan.

“Tadinya kita targetkan 200 pohon, namun melihat kondisi lapangan yang tidak memungkinkan, kita maksimalkan 50 pohon terlebih dahulu di titik-titik yang paling krusial,” tambahnya.

Lebih lanjut, Egi menegaskan bahwa menjaga kelestarian Gunung Rajabasa merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah penyangga, untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kita harus sadar bahwa mencegah itu jauh lebih baik. Lebih baik kita antisipasi dengan menanam dan merawat pohon sekarang, daripada kita menyesal di kemudian hari saat bencana terjadi,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor di kawasan tersebut dipicu oleh faktor alam, bukan akibat aktivitas manusia. Hal ini terlihat dari kondisi lokasi yang mulai ditumbuhi vegetasi alami, menandakan kejadian longsor telah terjadi beberapa waktu lalu.

Selain itu, titik longsor berada di zona inti Hutan Lindung Gunung Rajabasa yang tidak terdapat aktivitas pertanian maupun pembukaan lahan oleh masyarakat.
Langkah penanaman pohon ini diharapkan menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat daya dukung lingkungan sekaligus meminimalkan risiko bencana di wilayah tersebut. (Is-Kmf)

Kamis, 02 April 2026

Satuan Relawan Polisi Perhutanan Lampung Selatan Monitoring dan Tanam Pohon Gunung Rajabasa

    April 02, 2026   No comments

 


Lampung Selatan - Satuan relawan Polisi perhutanan kabupaten Lampung Selatan, melakukan monitoring dan penanaman bibit pohon pada lokasi longsor Gunung Rajabasa.

Kegiatan penanaman bibit pohon pada Kamis 2 April 2026, sekira pukul 13:00 Wib itu dilakukan oleh 15 relawan Polhut, sebagai upaya penanggulangan terjadi longsor susulan yang bisa berdampak lebih luas terjadinya penggundulan area hijau di area Gunung Rajabasa tepatnya di atas Desa Sumur Kumbang, Kalianda.


Selaku koordinator 15 orang relawan Polhut, Dedi Kurniawan, tindakan penanaman bibit pohon yang di lakukan sebagai upaya mempertahankan matrial tanah gunung Rajabasa agar kelestarian lingkungan tetap terjaga dan terawat, Jum'at (03/04/2026).


"Upaya penanaman kembali bibit pohon di lokasi longsor ini sebagai antisipasi agar tidak terjadinya longsor susulan, selain itu juga sebagai bentuk kepedulian masyarakat dan pemerintah daerah untuk selalu menjaga kelestarian hutan tetap terjaga dan menjaga ketersediaan sumber mata air di gunng Rajabasa," ucapnya.


"Penanaman bibit pohon yang kami lakukan hari ini sebagai contoh kecil saja tindakan nyata yang dilakukan oleh masyarakat yang perduli dengan kelestarian hutan," tambah Dedi.


Dedi kurniawan menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk peduli lingkungan peduli menjaga kelestarian perhutanan gunung Rajabasa.


"Saya juga menghimbau dan berharap semua elemen masyarakat untuk bersama sama menjaga kelestarian hutan yang ada di lampung khusus nya gunung Rajabasa," ucap Dedi.


Informasi yang diperoleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama serta jajaran terkait pada hari ini akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan akan melakukan penanam bibit pohon tambahan yang lebih banyak lagi ke lokasi longsornya gunung Rajabasa. (Has)

Cukup Kirim “Hallo”, Warga Lampung Selatan Bisa Adukan Keluhan, Bupati Egi: Harus User-Friendly

    April 02, 2026   No comments


LAMSEL, Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersiap meluncurkan layanan pengaduan digital “Hallo Lamsel” yang dirancang agar mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang belum terbiasa dengan teknologi.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan layanan tersebut harus benar-benar sederhana dan ramah pengguna (user-friendly) agar tidak menyulitkan masyarakat saat menyampaikan keluhan maupun aspirasi.
Rencana peluncuran “Hallo Lamsel” dibahas dalam rapat lanjutan yang dipimpin langsung oleh Bupati Egi bersama jajaran pemerintah kabupaten secara hybrid, Kamis (4/2/2026).

Dalam rapat tersebut, Egi secara khusus meminta para camat memberikan masukan terkait kemudahan penggunaan layanan, terutama bagi masyarakat di wilayah kecamatan yang memiliki keterbatasan dalam mengakses teknologi digital.

“Para camat perhatikan, saya minta tanggapan. Kira-kira masyarakat di kecamatan, khususnya yang mungkin kurang paham teknologi, apakah mudah menggunakan layanan ini,” ujarnya.

Egi juga menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat sebelum layanan resmi diluncurkan.

Menurutnya, uji coba perlu dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung guna memastikan sistem berjalan optimal dan benar-benar sesuai kebutuhan pengguna.

“Sebelum launching, harus dipastikan sekali kalau layanan digital Hallo Lamsel ini bisa berjalan dan mudah diakses oleh masyarakat. Rancang seuser-friendly mungkin,” tegasnya.

Melalui “Hallo Lamsel”, Pemkab Lampung Selatan berupaya menghadirkan sistem pengaduan yang lebih cepat, responsif, dan terintegrasi.

Salah satu keunggulan layanan ini adalah kemudahan akses melalui aplikasi WhatsApp. Masyarakat cukup mengirimkan pesan “Hallo” ke nomor layanan, kemudian sistem akan merespons secara otomatis dan memandu pengguna dalam menyampaikan laporan.

Alur pengaduan dirancang sederhana. Pengguna hanya perlu memilih jenis layanan, mengisi nama, menjelaskan kejadian, serta mengirimkan bukti foto jika tersedia. Setelah itu, sistem akan menampilkan ringkasan laporan untuk dikonfirmasi sebelum diproses lebih lanjut.

Setelah laporan dikirim, masyarakat akan menerima nomor tiket dan tautan untuk memantau perkembangan penanganan secara berkala.

Pelaksana tugas Kepala Diskominfo Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem ini terhubung langsung dengan masing-masing perangkat daerah, baik melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon.

Hal ini memungkinkan komunikasi dua arah antara masyarakat dan instansi terkait berlangsung lebih cepat dan efektif.
Selain itu, seluruh laporan akan terdokumentasi secara sistematis dan dapat dipantau secara menyeluruh oleh pihak terkait.

“Data laporan, baik yang telah selesai, sedang diproses, maupun yang mengalami kendala, dapat diakses untuk memastikan transparansi dan efektivitas penanganan,” jelas Hendry.

Bahkan, dalam tahap lanjutan, Bupati Lampung Selatan juga dapat berkomunikasi langsung dengan pelapor untuk memperoleh umpan balik terhadap pelayanan yang diberikan.

Saat ini, fitur pengaduan telah ditempatkan di halaman utama agar mudah diakses masyarakat. Ke depan, layanan ini juga akan dilengkapi fitur tambahan, seperti informasi harga bahan pokok di enam pasar yang terintegrasi melalui aplikasi Go Track.
Dengan berbagai fitur tersebut, “Hallo Lamsel” diharapkan menjadi pusat layanan digital yang mempermudah interaksi antara pemerintah dan masyarakat. (Is-Kmf)

Gandeng BUMN, Bupati Egi Siapkan Pariwisata Lampung Selatan ke Level Nasional

    April 02, 2026   No comments


 LAMSEL, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menjajaki kolaborasi strategis dengan Danantara untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan berbasis potensi desa, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan membuka peluang baru di sektor unggulan daerah.

Langkah tersebut ditandai dengan pembahasan lanjutan yang dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama perwakilan Danantara, InJourney, PTPN, serta sejumlah BUMN lainnya, di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan (FSP), Gedung BP BUMN, Jakarta Pusat ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Lampung Selatan dalam menjadikan sektor pariwisata sebagai prioritas pembangunan daerah pada periode 2026-2027.

Bupati Egi menegaskan, pengembangan pariwisata ke depan akan difokuskan pada konsep berkelanjutan berbasis potensi desa, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Kami ingin menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan. Keindahan alam Lampung Selatan adalah potensi besar yang belum sepenuhnya dikenal luas,” ujar Egi.

Ia menjelaskan, posisi geografis Lampung Selatan yang strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra menjadi keunggulan tersendiri dalam menarik arus wisatawan, terutama dari Pulau Jawa.

“Lampung Selatan adalah beranda Sumatra. Ini peluang besar untuk mengembangkan pariwisata yang mampu menarik lebih banyak kunjungan,” katanya.

Menurut Egi, kawasan yang direncanakan untuk dikembangkan memiliki kekuatan pada bentang alam, mulai dari garis pantai hingga panorama alami yang berpotensi menjadi daya tarik wisata kelas menengah ke atas.

Segmentasi tersebut dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan, terutama dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar kawasan wisata.

“Kami melihat potensi ini sangat besar. Jika dikelola optimal, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan ekonomi lokal,” jelasnya.

Untuk memperkuat pengembangan tersebut, Pemkab Lampung Selatan juga terus mendorong peningkatan infrastruktur, mulai dari akses jalan menuju destinasi wisata, konektivitas antar kawasan, hingga penguatan layanan digital.

Selain itu, kemudahan investasi menjadi fokus utama melalui penyederhanaan perizinan, digitalisasi layanan publik, serta penciptaan iklim investasi yang transparan dan kondusif.

Sementara itu, Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN, Hambra, menilai potensi kerja sama pengembangan kawasan wisata di Lampung Selatan cukup besar, meski masih membutuhkan kajian lebih mendalam.

“Dari hasil pemaparan, kawasan ini memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Selanjutnya akan dilakukan kajian lebih detail untuk menentukan skema kerja sama yang tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah berikutnya adalah mendorong penyusunan nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan awal kolaborasi antar pihak.

Dengan pembahasan lanjutan ini, kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan BUMN diharapkan segera terealisasi, sekaligus menghadirkan destinasi wisata baru yang kompetitif dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Is-Kmf)

Penerbit

PT. Intermedia Maju Bersama Email : redaksisibernusantara@gmail.com Contact Person : 0856-0918-5520 Alamat Redaksi: JL. Laksamana Malahayati nomor 88, Teluk Betung. Marketing Jalan Sultan Agung, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung

Tentang Kami

Siber Nusantara Portal Berita Online
© 2022 Siber Nusantara. Designed by Goodssh
Proudly Powered by Goodssh.