Advertise Here

Politik

Nasional

Lipus

Daerah

Bandar Lampung

Minggu, 24 Mei 2026

Pemkab Pesisir Barat Salurkan Sapi Korban Ke 11 Kecamatan

    Mei 24, 2026   No comments


Pesisir Barat — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat menyalurkan sebanyak 11 ekor sapi kurban untuk 11 kecamatan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Minggu (24/5/2026).

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, Asisten III Bidang Administrasi Umum Armen Qodar, perwakilan Polres Pesisir Barat, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Pesisir Barat, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya penyaluran hewan kurban tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah menyalurkan 11 ekor sapi kurban dari Pemkab Pesisir Barat serta 1 ekor sapi bantuan dari Presiden Republik Indonesia.

“Seluruh hewan kurban tersebut akan didistribusikan kepada 11 kecamatan dan Polres Pesisir Barat sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurut Bupati, penyaluran hewan kurban ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dijaga dengan baik, serta disalurkan secara adil agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Selain itu, Bupati juga berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, baik dari segi kualitas pelayanan, pengelolaan, maupun jangkauan penerima manfaatnya.
“Ke depan, kami berharap jumlah hewan kurban yang disalurkan dapat terus bertambah, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan kebahagiaan akan semakin bermakna jika dirasakan bersama,ungkapnya.(aliyubsir)

Di Tengah Hingar Bingar Indonesian Drift Series 2026, Bupati Egi Sempatkan Jajan Dagangan Pelaku UMKM

    Mei 24, 2026   No comments


Kalianda - Di tengah riuh suara mesin dan atraksi para drifter nasional dalam gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama justru memilih menyusuri area tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Way Handak Expo, Kalianda, Minggu (24/5/2026).

Di sela kemeriahan ajang otomotif nasional tersebut, Egi menyempatkan diri berbelanja sekaligus menyapa langsung para pelaku usaha lokal yang turut meramaikan acara.

Sore itu, kawasan Way Handak Expo yang biasanya tenang berubah menjadi pusat perhatian pencinta otomotif dari berbagai daerah. Namun, di balik gemuruh lintasan drift, denyut perekonomian lokal justru terasa hidup di area UMKM yang dipadati pengunjung.

Dengan gaya yang santai dan tanpa sekat, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tampak berjalan menyusuri satu per satu lapak pedagang.

Ia tidak hanya lewat, melainkan berhenti, berbincang, dan sesekali mencicipi jajanan yang dihidangkan. Langkah kakinya kerap terhenti bukan karena barikade pengawal, melainkan karena antusiasme warga yang berebut ingin menyapa dan meminta foto bersama.

“Gimana, seru nggak acaranya? Ramai ya hari ini?” sapa Egi hangat kepada salah satu warga yang tengah mengantre di lapak kuliner.

Sapaan sederhana itu disambut senyum lebar dan antusiasme masyarakat yang menikmati suasana acara.

Bagi Egi, menghadirkan event sekelas IDS di Lampung Selatan memiliki misi yang jauh lebih besar daripada sekadar hiburan otomotif. Ada tanggung jawab ekonomi yang dititipkan di atas roda-roda mobil yang berputar di sirkuit.

“Kami ingin event seperti ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga membawa manfaat dan kebahagiaan untuk masyarakat Lampung Selatan,” ujar Egi di sela-sela kunjungannya.

Ia menekankan bahwa dampak perputaran uang dari puluhan tenant UMKM lokal, mulai dari kuliner hingga kerajinan khas daerah, adalah indikator utama keberhasilan acara ini.

Dampak positif ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran ajang ketangkasan berkendara tingkat nasional ini dinilai berhasil menghidupkan kembali kawasan Way Handak Expo, Kalianda, menjadi ruang publik yang produktif.

Rahmat (25), seorang pengunjung asal Kecamatan Penengahan, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Sebagai pemuda daerah, ia melihat Lampung Selatan kini mulai diperhitungkan dalam kalender event nasional.

“Seru banget acaranya, ramai dan beda dari biasanya. Semoga event seperti ini sering diadakan di Lampung Selatan,” tutur Rahmat dengan mata berbinar.

Kebahagiaan yang sama, namun dalam versi yang lebih polos, terpancar dari wajah Abbad. Bocah berusia 11 tahun asal Kalianda ini datang bersama keluarganya untuk melihat dari dekat mobil-mobil sport yang biasanya hanya ia lihat di layar kaca.

Hari itu menjadi ganda bahagianya, bisa melihat mobil keren, sekaligus membawa pulang kenangan digital di ponselnya.

“Senang, mobilnya keren-keren. Tadi juga foto sama Pak Bupati,” ucap Abbad polos sembari memamerkan senyumnya.

Gelaran IDS Sumatra 2026 menjadi bukti konkret. Ketika daerah berani mengambil peluang event besar dan pemimpinnya tetap merakyat, kesuksesan yang diraih bukan lagi sekadar angka di atas kertas, melainkan senyuman di wajah para pedagang kecil. (Kmf)

Pecah Rekor Sejarah IDS 2026! Lampung Selatan Resmi 'Naik Kelas' Jadi Monster Otomotif Baru di Sumatra

    Mei 24, 2026   No comments


Kalianda - Lampung Selatan resmi mengukuhkan posisinya sebagai 'monster' baru industri otomotif di Pulau Sumatra setelah mencetak sejarah sebagai tuan rumah perdana seri Indonesian Drift Series (IDS) 2026 di Way Handak Expo, Kalianda.

Momentum ini menjadi tonggak sejarah lompatan kelas bagi Kabupaten Lampung Selatan yang kini bertransformasi dari sekadar penyedia lahan menjadi motor penggerak utama industri kreatif otomotif nasional.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa terpilihnya daerah beranda Sumatra ini sebagai tuan rumah IDS bukan sekadar pembawa gengsi, melainkan pemantik komitmen jangka panjang untuk memajukan sport tourism secara berkelanjutan.

“Lampung Selatan bisa terpilih sebagai tuan rumah IDS di Sumatra, ini menjadi pemantik semangat kita bersama. Lampung Selatan sangat mendukung kegiatan otomotif. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan dan menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.

Menariknya, pergelaran akbar skala nasional ini berhasil terselenggara secara mandiri finansial tanpa menyentuh anggaran daerah. Pemkab Lampung Selatan membalikkan skeptisisme fiskal dengan merangkul sektor swasta dan komunitas otomotif secara masif.

Langkah taktis ini menuai pujian langsung dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, yang hadir di tengah ribuan penonton.

“Acara ini nol rupiah APBD, tanpa menyentuh anggaran daerah. Mantap Bupati Lampung Selatan,” ujar Zulkifli Hasan yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan riuh dari warga yang memadati arena, pada Sabtu (23/5/2026)

Keberhasilan event ini langsung memicu efek domino ekonomi yang nyata di akar rumput. Sport tourism sukses menghidupkan ekosistem ekonomi lokal, mulai dari lonjakan okupansi hotel, jasa transportasi, hingga omzet para pelaku UMKM setempat yang memadati area luar sirkuit.

Selain dampak ekonomi instan, ajang IDS 2026 ini juga menjadi etalase besar untuk menggeser pola pikir generasi muda Lampung Selatan.

Industri otomotif kini tidak lagi dipandang sebatas hobi mahal, melainkan ekosistem ekonomi kreatif yang menjanjikan masa depan, mulai dari kebutuhan mekanik andal, manajemen event, content creator, hingga bisnis gaya hidup.

Kemeriahan acara ini ditutup dengan aksi ekstrem para drifter papan atas nasional. Bau karet terbakar dan raungan mesin bertenaga tinggi memenuhi udara, menghibur ribuan pasang mata yang menyaksikan langsung siluet mobil-mobil meliuk menembus kepulan asap putih di kawasan Way Handak Expo Lampung Selatan.

Dengan modal infrastruktur strategis sebagai gerbang utama Pulau Sumatra dan komitmen pemangku kebijakan yang adaptif, Lampung Selatan kini tidak lagi berada di bangku penonton, melainkan resmi naik kelas sebagai poros baru otomotif Indonesia. (Kmf)

Lewat Women Drift Challenge IDS 2026, Zita Anjani Tegaskan Sirkuit Drifting Bukan Cuma Milik Lelaki

    Mei 24, 2026   No comments


Kalianda - Deru mesin mobil bertenaga tinggi dan kepulan asap ban yang membubung di Way Handak Expo, Kalianda, sore itu bukan lagi sekadar simbol maskulinitas.

Di balik kemudi mobil-mobil yang meliuk ekstrem di lintasan balap, ada jemari para perempuan tangguh yang sedang membuktikan bahwa sirkuit drifting bukan cuma milik lelaki.

Momen bersejarah ini mendapat perhatian langsung dari Istana. Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani, hadir langsung dalam Awarding Ceremony Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 pada Minggu sore (24/5/2026).

Kehadiran istri Bupati Lampung Selatan ini bukan sekadar protokoler, melainkan sebuah gesture resmi pemerintah pusat yang mengakui eksistensi sekaligus mendukung penuh para atlet perempuan di dunia olahraga otomotif tanah air.

Secara simbolik, Zita menemui dan menyapa langsung para pembalap wanita yang berlaga di kelas Women Drift Challenge (WDC) Pro-Am. Dukungan hangat ini menjadi angin segar bagi ekosistem motorsport feminin yang kian tumbuh subur.

Di lintasan, kelas khusus drifter wanita ini menyajikan persaingan yang tak kalah sengit dari kelas utama, pada Minggu (24/5/2026). Zanetta Salsabila dari Zetta Racing Team tampil mendominasi penuh dan keluar sebagai juara pertama.

Menyusul di podium berikutnya, Vamells dari tim Unclock Indonesia mengamankan posisi kedua, disusul Ayuni Widya Kusuma dari Kendali Racing Team di peringkat ketiga, dan Wendy Welters yang mengunci posisi keempat.

Kehadiran Zita Anjani dan dominasi para drifter wanita ini menjadi puncak yang manis bagi berakhirnya rangkaian IDS Sumatra 2026, yang mencatatkan sejarah sebagai event otomotif terbesar pertama yang digelar di Pulau Sumatra.

Suksesnya gelaran berskala nasional ini tidak lepas dari keberanian Kabupaten Lampung Selatan mengambil peran sebagai tuan rumah.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang ikut menjaga kondusivitas acara.

“Terima kasih kepada seluruh penonton dan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan yang telah mendukung serta mendoakan kelancaran acara ini. Mari bersama-sama kita jadikan Lampung Selatan sebagai destinasi wisata yang nyaman dan menarik untuk seluruh kalangan. Sampai bertemu kembali di IDS 2027,” ujar Egi optimis.

Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Founder Indonesian Drift Series, Akbar Rais. Ia memuji komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang berhasil mendobrak stigma bahwa event besar otomotif hanya berpusat di satu wilayah saja.

“Terima kasih kepada Pemkab Lampung Selatan yang telah memberikan dukungan luar biasa dan mengubah pandangan bahwa event besar otomotif tidak hanya bisa digelar di Pulau Jawa. Indonesia bukan hanya Jawa, tetapi juga Sumatra hingga Papua,” tegas Akbar.

Melalui sinergi antara prestasi atlet wanita, dukungan pemerintah daerah, dan pengakuan dari pemerintah pusat, IDS Sumatra 2026 tidak hanya melahirkan juara baru di lintasan balap, tetapi juga membuka babak baru bagi sport tourism yang lebih inklusif di Indonesia. (Kmf)

Kamis, 21 Mei 2026

Pemda Pesisir Barat Upacara Peringatan Hardiknas

    Mei 21, 2026   No comments


Pesisir Barat - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sekaligus Paripurna Bulanan Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (20/5/2026),

Upacara di laksanakan di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan
di pimpin langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, dan diikuti Wakil Bupati Pesisir Barat, unsur Forkopimda Pesisir Barat–Lampung Barat, Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat, jajaran TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dharma Wanita Persatuan, pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, fungsional, pelaksana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, insan pers, serta para undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menyampaikan bahwa bulan Mei menjadi momentum penting dalam perjalanan bangsa Indonesia dengan diperingatinya Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional yang sarat nilai perjuangan, persatuan, dan semangat kemajuan bangsa.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Pendidikan tidak hanya sebatas proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk moral, etika, dan kepribadian generasi penerus bangsa.

“Seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan. Guru, orang tua, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus berjalan beriringan dalam mendukung kemajuan pendidikan,” ujar Dedi Irawan.

Ia juga menegaskan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi motivasi untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kompetensi, serta mempererat kolaborasi dalam menghadapi dinamika global dan perkembangan teknologi yang terus berkembang.

“Kebangkitan nasional masa kini bukan hanya tentang perjuangan fisik, tetapi bagaimana kita mampu membangun bangsa yang mandiri, berdaya saing, dan tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan serta persatuan,” lanjutnya,
Melalui momentum tersebut, Dedi Irawan mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia serta memperkuat semangat persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat. (Ali)

Selasa, 19 Mei 2026

Bapperida Pesisir Barat Ekspos Capaian Program Pembangunan Daerah

    Mei 19, 2026   No comments


Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, bersama Kepala Bapperida memimpin ekspos capaian program pembangunan daerah di Ruang Payung Agung, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Payung Agung tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi antar bidang guna memastikan pelaksanaan pembangunan daerah berjalan efektif, terarah, dan sesuai target.

Ekspos dibuka langsung oleh Kepala Bapperida Kabupaten Pesisir Barat, Gunawan, didampingi Sekretaris Bapperida Dyka Feriansyah, para kepala bidang, serta jajaran pegawai di lingkungan Bapperida.

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing bidang memaparkan progres pelaksanaan program, capaian kinerja, kendala di lapangan, hingga strategi tindak lanjut yang akan dilakukan ke depan.

Materi paparan meliputi bidang perencanaan pembangunan, penelitian dan pengembangan, pengendalian dan evaluasi, pemerintahan dan pembangunan manusia, ekonomi dan sumber daya alam, hingga infrastruktur dan kewilayahan.

Bupati Dedi Irawan dalam arahannya menegaskan pentingnya pembangunan daerah yang berbasis data dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Menurutnya, setiap program yang disusun harus memiliki target yang jelas, terukur, serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui ekspos ini, kita ingin memastikan seluruh program yang direncanakan benar-benar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar proses pembangunan di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bapperida Kabupaten Pesisir Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pengawasan, serta inovasi pembangunan daerah melalui penguatan koordinasi antar bidang.

Kegiatan ekspos tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan tata kelola pembangunan daerah yang lebih profesional, akuntabel, dan selaras dengan visi pembangunan Pesir bBrat.(ali)

Lampung Perkuat Ketahanan Wilayah Hadapi Ancaman Multidimensi

    Mei 19, 2026   No comments


Bandar Lampung --- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menegaskan penguatan pertahanan negara saat ini tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab militer, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman multidimensi.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada pembukaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia Tahun Akademik 2025–2026 di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung, Selasa (19/5/2026).

“Pertahanan negara hari ini bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda," kata Marindo saat membacakan sambutan Gubernur Lampung.

Gubernur menilai tema "Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi" relevan dengan kondisi global yang diwarnai ancaman siber, disinformasi, konflik geopolitik, penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, hingga perubahan iklim.

Kegiatan KKDN Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan RI berlangsung di Provinsi Lampung pada 17–22 Mei 2026 dengan melibatkan 59 mahasiswa program magister beserta dosen dan staf Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI. Para peserta melakukan riset, pemetaan wilayah, dan audiensi terkait potensi daerah, ekonomi, serta ketahanan nasional di Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan posisi strategis Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera yang menghubungkan mobilitas manusia dan distribusi logistik nasional. Keberadaan Selat Sunda, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Panjang, dan jaringan Jalan Tol Trans Sumatera dinilai menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan dan stabilitas nasional.

Menurut Gubernur, posisi strategis tersebut sekaligus menghadirkan tantangan besar, mulai dari pengawasan distribusi barang ilegal, keamanan jalur perairan, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan cuaca ekstrem. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat mitigasi dan ketahanan wilayah sebagai bagian dari ancaman nonmiliter yang harus diantisipasi secara serius.

Gubernur juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan dan ekonomi dalam memperkuat pertahanan negara. Lampung saat ini menjadi salah satu lumbung pangan nasional dengan komoditas unggulan seperti padi, jagung, kopi, tebu, udang, dan singkong. Bahkan, Lampung disebut menyumbang sekitar 70 persen produksi tapioka nasional.

Selain sektor pangan, Gubernur juga mendorong hilirisasi pertanian dan pengembangan industri berbasis komoditas unggulan agar nilai tambah ekonomi dapat dinikmati masyarakat. Penguatan konektivitas melalui jalan tol, pelabuhan, dan kawasan industri logistik juga terus dilakukan untuk mendukung peran Lampung sebagai Gerbang Sumatera.

Di bidang sumber daya manusia, Gubernur menaruh perhatian pada penguatan pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Pemerintah daerah ingin menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi transformasi teknologi dan tantangan global di masa depan.

Sementara itu, Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI Purnawirawan Anton Nugroho menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Forkopimda terhadap pelaksanaan KKDN. Ia menilai Lampung memiliki posisi strategis dalam perspektif pertahanan nasional karena menjadi jalur logistik penting sekaligus memiliki potensi pertanian, maritim, dan pariwisata yang besar.

Menurut Anton, kondisi geopolitik global yang tidak menentu saat ini membuat ancaman terhadap negara berkembang menjadi lebih kompleks. Ancaman tersebut tidak hanya berbentuk militer konvensional, tetapi juga perang informasi, ancaman siber, kejahatan lintas negara, hingga ancaman terhadap keamanan maritim dan ketahanan masyarakat.

Ia menambahkan, hasil penelitian mahasiswa selama KKDN diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi penguatan kebijakan pertahanan negara dan pembangunan ketahanan wilayah di Lampung. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk memahami keterkaitan antara aspek pertahanan, keamanan, pembangunan daerah, dan stabilitas nasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap lahir kolaborasi yang lebih kuat antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan wilayah. Hasil kajian mahasiswa juga diharapkan mampu menjadi masukan strategis bagi pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan Lampung menghadapi berbagai ancaman multidimensi di masa depan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Penerbit

PT. Intermedia Maju Bersama Email : redaksisibernusantara@gmail.com Contact Person : 0856-0918-5520 Alamat Redaksi: JL. Laksamana Malahayati nomor 88, Teluk Betung. Marketing Jalan Sultan Agung, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung

Tentang Kami

Siber Nusantara Portal Berita Online
© 2022 Siber Nusantara. Designed by Goodssh
Proudly Powered by Goodssh.